- Diposting oleh : ADMIN
- pada tanggal : Januari 16, 2026
KOTA BIMA – Suasana penuh semangat menyelimuti aula SMKN 2 Kota Bima pada Sabtu (17/01/2026). Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang tergabung dalam paguyuban mahasiswa asal Bima menggelar kegiatan inspiratif bertajuk "NTB Go To School".
Mengusung tema utama "Merajut Mimpi, Membangun Generasi: Menolak Pernikahan Dini", kehadiran mahasiswa dari kampus jaket kuning ini bertujuan untuk membakar semangat para siswa agar terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan menghindari praktik pernikahan usia dini yang masih menjadi tantangan di wilayah NTB.
Edukasi Karakter: Merajut Mimpi di Usia Muda Dalam sesi motivasi, perwakilan mahasiswa UI menekankan bahwa masa muda adalah waktu terbaik untuk mengeksplorasi potensi diri. Mereka memberikan edukasi mengenai dampak jangka panjang pernikahan dini dari sudut pandang kesehatan, ekonomi, maupun psikologis.
"Kami ingin adik-adik di SMKN 2 Kota Bima memiliki mimpi yang besar. Pendidikan adalah jalan untuk memutus mata rantai kemiskinan dan membangun generasi Bima yang lebih berkualitas. Pernikahan bisa menunggu, tapi masa depan emas harus dijemput sekarang," ujar salah satu pemateri dalam orasi motivasinya.
Sosialisasi Jalur Masuk Perguruan Tinggi (SNBP, SNBT, dan Mandiri) Selain memberikan motivasi karakter, para mahasiswa UI juga membekali siswa dengan informasi komprehensif mengenai strategi menembus perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik di Indonesia. Materi yang disampaikan meliputi:
SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi): Tips mengelola nilai rapor dan prestasi pendukung.
SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes): Kesiapan menghadapi UTBK dan materi ujian terbaru.
Jalur Mandiri & Beasiswa: Pengenalan program masuk UI (SIMAK UI) serta berbagai peluang beasiswa yang bisa diakses oleh putra-putri daerah Bima.
Dukungan Sekolah Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini. Kepala SMK Negeri 2 Kota Bima, Fathur Rahman, ST, M.M.Inov menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para mahasiswa UI yang tetap peduli terhadap kemajuan pendidikan di kampung halamannya.
"Kehadiran para mahasiswa UI ini menjadi bukti nyata bahwa anak-anak Bima mampu bersaing di tingkat nasional. Kami berharap siswa-siswi kami termotivasi untuk mengikuti jejak kakak-kakak mereka, berani bermimpi kuliah di luar daerah, dan memiliki karakter yang kuat untuk menunda pernikahan demi kesuksesan masa depan," ungkapnya.
Acara ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab mengenai kehidupan kampus di Jakarta dan Depok, yang diikuti dengan antusiasme tinggi oleh seluruh peserta.
