Skip to Content
Loading
Wakasek Humas
Wakasek Humas
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?
Foto TU

Arsid, S.Sos.

Plt.Kepala TU

Foto TU

Khadijah, S.Sos.

Pengadministrasi Perlengkapan

Foto TU

Dewi Indrawati, S.Sos.

Bendahara BOS

Foto TU

Fahruddin, S.Sos.

Bendahara BLUD

Foto TU

Nurasiah, A. Md..

Pengadministrasi Kesiswaan.

Foto TU

Yunus, S. Pd..

Operator Tata Usaha.

Foto TU

Eva Susanti, S. Sos.

Pengadministrasi Perlengkapan, peralatan, asset dan inventaris dan operator SIMDA

Foto TU

Kartini.

Pengadministrasi Kepegawaian

Foto TU

Nuraini, S. Sos.

Pengadministrasi Persuratan dan Operator TU.

Foto TU

Nurhayati, S. Sos.

Operator Dapodik

Foto TU

Eka Novilia

Pengadministrasi Kesiswaan

Foto TU

Sri Darmayanti .

Pengadministrasi Umum Pada Wakasek. Kurikulum

Foto TU

Subhan .

Pengadministrasi Umum pada Wakasek Sarana dan Prasarana

Foto TU

Rosminarti, A. Md

Pengadministrasi Perpustakaan

Foto TU

Nurdin, S. Sos.

Pengadministrasi Umum pada bengkel TAV

Putri Indah

Putri Indah

Pengadministrasi Umum.

Foto TU

Rahma, S. Sos

Pengadministrasi Perpustakaan

Foto TU

Sri Yanti

Pengadministrasi Umum pada R. LSP

Foto TU

Anhar

Pengadminstrasi Umum

Foto TU

Endang

Pengaministrasi Umum pada Bengkel Bangunan

Foto TU

Irwan

Pengadministrasi Perlengkapan

Foto TU

Muhidin

Pengadministrasi Umum pada Bengkel TPTU

Foto TU

Sukardin

Pengadministrasi Umum pada Bengkel TKIN

Perkuat Program "Bridge to Nippon", SMKN 2 Kota Bima Jajaki Sinkronisasi dengan Disnakertrans, BLK, dan LPTK

 






KOTA BIMA – Dalam upaya mewujudkan visi internasionalisasi lulusan, SMKN 2 Kota Bima melakukan langkah strategis melalui program unggulan "Bridge to Nippon" di awal tahun 2026. Kepala SMKN 2 Kota Bima, bersama jajaran Humas dan Bursa Kerja Khusus (BKK), melakukan kunjungan koordinasi ke tiga instansi kunci: Disnakertrans Kota Bima, BLK Kota Bima, dan LPTK Nichini Kaigo School.

Sinkronisasi Regulasi dan Pelatihan

Kunjungan ini bertujuan untuk mematangkan alur penempatan tenaga kerja ke luar negeri, khususnya Jepang. Di Disnakertrans Kota Bima, pihak sekolah berfokus pada pemahaman regulasi dan tata cara pemberangkatan agar seluruh alumni yang mengikuti program ini terlindungi secara hukum dan administratif.

Sementara itu, di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Bima, agenda utama adalah sinkronisasi kurikulum pelatihan. Tujuannya agar standar kompetensi yang diajarkan di sekolah selaras dengan pelatihan di BLK, sehingga menciptakan transisi yang mulus bagi alumni sebelum memasuki dunia kerja di Jepang.

Mengenal Lebih Dekat LPTK Nichini Kaigo School

Sebagai mitra strategis dalam penguasaan bahasa dan keterampilan khusus, tim SMKN 2 Kota Bima juga mengunjungi LPTK Nichini Kaigo School. Kunjungan ini bertujuan untuk:

Mendapatkan informasi akurat mengenai proses pembelajaran intensif, meninjau fasilitas dan metode pendidikan karakter bagi calon pekerja migran, memastikan standar skill yang dibutuhkan pasar kerja Jepang dapat dipenuhi oleh para siswa.

"Program Bridge to Nippon bukan sekadar mengirim alumni bekerja, tapi memberikan kepastian masa depan melalui alur yang benar dan kemitraan yang kredibel," ujar perwakilan pihak sekolah.

Peluang Emas Alumni 2026

Melalui kolaborasi ini, SMKN 2 Kota Bima berharap alumni tahun 2026 memiliki jalur karir yang jelas untuk menjadi tenaga kerja profesional di Jepang, khususnya di sektor-sektor yang sedang berkembang pesat. 

Fathur Rahman, ST, M.M.Inov kepala SMK Negeri 2 Kota Bima sebagai penggagas program menjelaskan bahwa Program 'Bridge to Nippon' bukan sekadar jembatan fisik, melainkan jembatan mimpi bagi siswa kami. Kami ingin lulusan SMKN 2 Kota Bima tidak hanya jago di bengkel lokal, tapi juga diakui oleh industri raksasa di Jepang. Ini adalah langkah nyata kami dalam melakukan link and match dengan standar internasional."


Sementara itu Kepala Disnakertrans Kota Bima, Bapak Taufikurrahman, M.AP saat diminta tanggapannya tentang program sekolah mengatakan  "Kami dari Pemerintah Kota Bima melalui Disnaker sangat mengapresiasi terobosan SMKN 2 Kota Bima. Program Bridge to Nippon ini adalah solusi konkret dalam menekan angka pengangguran terbuka di tingkat lulusan SMK. Kami mendukung penuh pemberangkatan tenaga kerja muda yang memiliki skill spesifik seperti siswa teknik kita ini."

   





Berbagi

Postingan Terkait

Posting Komentar

Konfirmasi Penutupan

Apakah anda yakin ingin menutup pemutaran video ini?