- Diposting oleh : ADMIN
- pada tanggal : April 17, 2026
KOTA BIMA – SMK Negeri 2 Kota Bima menggelar kegiatan strategis bertajuk Workshop Kewirausahaan Kelas Inkubasi "Mai Wira Sama" pada Sabtu (18/04/2026). Bertempat di Ruang Rapat SMKN 2 Kota Bima, kegiatan ini dirancang untuk membakar semangat kewirausahaan siswa serta memberikan panduan praktis dalam membangun bisnis sejak bangku sekolah.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Ketua BLUD SMK Negeri 2 Kota Bima, Bapak Ari Kurniawan, S.Pd., ini menghadirkan perpaduan narasumber dari praktisi alumni sukses dan tim internal sekolah. Dalam paparannya, Ari Kurniawan menekankan pentingnya kepekaan siswa terhadap masalah di lingkungan sekitar agar dapat diubah menjadi peluang usaha yang inovatif.
Kepala SMKN 2 Kota Bima, Bapak Fathur Rahman, S.T., M.M.Inov, yang saat ini sedang menjalankan tugas dinas di luar daerah, menyempatkan diri memberikan apresiasi dan arahannya melalui sambungan telepon. Beliau menegaskan bahwa program "Mai Wira Sama" adalah langkah nyata sekolah dalam mewujudkan kemandirian lulusan.
"Meskipun saya tidak berada di tempat, hati dan pikiran saya tetap bersama kemajuan anak-anakku sekalian. Workshop ini bukan sekadar teori, tapi adalah kawah candradimuka bagi calon inovator SMKN 2 Kota Bima. Saya ingin kalian jeli melihat masalah di sekitar sebagai peluang. Jadilah lulusan yang tidak hanya siap kerja, tapi juga siap menciptakan lapangan kerja melalui inovasi yang tepat guna," ujar Fathur Rahman penuh semangat dari balik telepon.
Sesi berbagi inspirasi menghadirkan Bapak Ali Syukri, alumni sukses di bidang jasa servis pendingin tata udara, serta Ibu Yeni Nurilah selaku Ketua Tim Pelaksana Kelas Inkubasi. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarpras, Bapak Taufik Hidayat, S.T., yang mewakili Kepala Sekolah di lokasi acara.
Diskusi Interaktif dan Penemuan Ide Kegiatan berlangsung dinamis dengan metode dua arah. Setelah paparan narasumber, siswa langsung mengikuti sesi diskusi kelompok yang dibimbing oleh Guru Produk Kreatif dan Kewirausahaan (PKK) masing-masing jurusan. Dalam sesi ini, siswa diminta memetakan masalah teknis di masyarakat dan langsung merumuskan ide inovasi produk atau jasa sebagai solusinya.
Workshop ini diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit pengusaha baru dari berbagai jurusan, selaras dengan semangat Mantap yang memadukan keahlian teknik dengan sentuhan inovasi dan jiwa wirausaha.

